Thursday 16th of July 2026

Sosok dr. Alex Cristo Loris, Dokter PPDS Anestesi yang Ditemukan Tewas di Area Semak Dekat RSUD Siak

Sosok dr. Alex Cristo Loris, Dokter PPDS Anestesi yang Ditemukan Tewas di Area Semak Dekat RSUD Siak

--

VOLKPOP.co – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai profil dan biodata Dokter Alex Cristo Loris yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Nama dr Alex Cristo Loris menjadi perhatian publik setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di area semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau. Peristiwa tersebut mengundang simpati luas sekaligus memunculkan berbagai pertanyaan mengenai penyebab kematiannya yang hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

dr Alex Cristo Loris diketahui merupakan peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Riau. Ia baru menjalani penugasan pendidikan di RSUD Tengku Rafian sejak 1 Juli 2026 sebelum akhirnya dilaporkan hilang dan ditemukan meninggal dunia beberapa hari kemudian.

Baca: Hasil Autopsi Sementara Dokter Alex Cristo Loris Ungkap Fakta Mencengangkan, Banyak Luka di Tubuh Korban

Baca: Siapa Kuntadi? Simak Profil dan Biodata Jaksa Senior yang Diisukan Jadi Calon Jampidsus Baru Kejagung Gantikan Febrie Adriansyah

Sebelum ditemukan tidak bernyawa, korban terakhir kali terlihat berjalan seorang diri meninggalkan area rumah sakit. Setelah keberadaannya tidak diketahui, dilakukan pencarian hingga akhirnya jasadnya ditemukan pada 14 Juli 2026 di kawasan semak-semak dekat pagar luar rumah sakit.

Kasus ini menjadi sorotan karena mengingatkan publik pada sejumlah kasus yang pernah menimpa dokter peserta PPDS di Indonesia. Namun hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya dr Alex masih belum dapat dipastikan karena penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan pendalaman terhadap sejumlah saksi.

Kementerian Kesehatan turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dokter muda tersebut. Dalam keterangannya, Kemenkes meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum investigasi selesai dilakukan.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST