Thursday 16th of July 2026

Pemkab Dharmasraya Tegaskan Tak Ada Pungutan Parkir Resmi di Area SPBU, Ungkap Video Viral Sedang Ditelusuri

Pemkab Dharmasraya Tegaskan Tak Ada Pungutan Parkir Resmi di Area SPBU, Ungkap Video Viral Sedang Ditelusuri

--

VOLKPOP.co – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai klarifikasi Pemkab usai viralnya pungutan parkir saat antre BBM di SPBU Dharmasraya yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan tidak pernah memberlakukan pungutan parkir resmi bagi kendaraan yang mengantre bahan bakar minyak (BBM) di area stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Penegasan tersebut disampaikan menyusul viralnya video yang memperlihatkan adanya penarikan uang dari pengendara yang sedang menunggu giliran mengisi BBM.

Video yang beredar luas di media sosial memunculkan berbagai spekulasi mengenai legalitas pungutan tersebut. Banyak warga mempertanyakan apakah biaya yang diminta kepada pengendara merupakan retribusi resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Baca: VIRAL! Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya Buat Publik Geram, Begini Klarifikasi Dishub

Baca: Heboh! Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang Gegerkan Sekolahan, Polisi Amankan Seorang Siswa Terduga Pelaku

Menanggapi hal itu, Pemkab Dharmasraya menegaskan bahwa tidak ada kebijakan maupun peraturan yang mengatur penarikan biaya parkir bagi kendaraan yang sedang mengantre BBM di kawasan SPBU. Karena itu, pungutan yang terlihat dalam video tidak berkaitan dengan program pemerintah daerah.

"Kami memastikan tidak ada pungutan parkir resmi di area SPBU untuk kendaraan yang sedang mengantre BBM," tegas perwakilan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

Pemerintah daerah menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU memang dilakukan untuk menjaga ketertiban dan mengurangi kemacetan akibat antrean kendaraan. Namun, pengaturan tersebut tidak disertai dengan pungutan biaya kepada masyarakat.

Setelah video tersebut menjadi perhatian publik, pemerintah daerah bersama instansi terkait langsung melakukan penelusuran guna mengetahui pihak yang diduga melakukan penarikan uang. Langkah ini dilakukan agar informasi yang berkembang dapat diklarifikasi secara jelas.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST