Thursday 16th of July 2026

Geger! Prajurit TNI Rangkap Tugas Jadi Sopir Truk Tangki BBM di Sumatera Utara, Begini Penjelasan Pertamina

Geger! Prajurit TNI Rangkap Tugas Jadi Sopir Truk Tangki BBM di Sumatera Utara, Begini Penjelasan Pertamina

--

VOLKPOP.co – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai prajurit TNI yang menjadi sopir truk tangki BBM di Sumatra Utara yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Keterlibatan prajurit TNI sebagai pengemudi truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina di Sumatera Utara menjadi perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kehadiran personel TNI di balik kemudi mobil tangki terlihat di sejumlah titik distribusi BBM dan memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat.

PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya darurat untuk menjaga kelancaran distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara. Kebijakan itu diambil setelah terjadi gangguan operasional akibat berkurangnya jumlah pengemudi truk tangki yang bertugas menyalurkan BBM ke berbagai SPBU.

Baca: DPR Soroti Kecurangan Sopir Truk Tangki Pertamina, Klaim Distribusi BBM di Sumut Terganggu

Baca: Lemas Ditetapkan Sebagai Tersangka, TGH Muzakki Siapkan Langkah Hukum dan Gugat Polres Lombok Tengah

Menurut Pertamina, distribusi BBM sempat terdampak karena adanya pemberhentian terhadap sejumlah awak mobil tangki yang diduga melakukan pelanggaran. Kondisi tersebut membuat pasokan ke beberapa SPBU mengalami hambatan sehingga diperlukan langkah cepat untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sebagai solusi sementara, Pertamina berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk membantu proses distribusi. Personel yang diterjunkan merupakan prajurit yang memiliki kemampuan mengemudikan kendaraan berat dan ditugaskan untuk menjaga agar pasokan BBM tetap berjalan hingga situasi kembali normal.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution sebelumnya menyebut persoalan yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan BBM, melainkan terganggunya distribusi akibat berkurangnya pengemudi truk tangki. Karena itu, dukungan dari TNI dan Polri dianggap sebagai langkah sementara untuk mengatasi kendala tersebut.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST