Tuesday 14th of July 2026

BIADAB! Wanita Difabel di Jaksel Diperkosa Hingga Hamil, Polisi Intensif Buru Pelaku

BIADAB! Wanita Difabel di Jaksel Diperkosa Hingga Hamil, Polisi Intensif Buru Pelaku

--

VOLKPOP.co – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kasus pemerkosaan di Jaksel yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi pentingnya!

Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas di Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi perhatian publik. Korban berinisial DH (25) dilaporkan mengalami kehamilan setelah diduga menjadi korban pemerkosaan. Saat ini, aparat kepolisian masih memburu pria yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. 

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian sebagai bagian dari upaya pencarian.

"Pelakunya kita cari, ya. Jadi yang bertopi, ya ada di situ kita cari," ujar Nurma. 

Baca: UPDATE! Kejagung Instruksikan Seluruh Kejati Hentikan Pendataan MBG, Tegaskan Demi Cegah Penyalahgunaan Wewenang

Baca: Klarifikasi UMY Atas Dugaan Pelecehan Dosen Farmasi terhadap Mahasiswi, Berawal dari Kasus Tahun 2022 Namun Investigasi Berlanjut

Menurut polisi, proses penyelidikan menghadapi tantangan karena korban merupakan penyandang tunawicara sehingga memiliki keterbatasan dalam memberikan keterangan mengenai ciri-ciri pelaku. Meski demikian, aparat tetap berupaya mengumpulkan berbagai bukti untuk mengungkap kasus tersebut. 

Kasus ini mulai mendapat perhatian luas setelah ramai dibicarakan di media sosial. Informasi yang beredar menyebut keluarga korban telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut kepada pihak berwajib pada April 2026. Sejak saat itu, penyidik mulai melakukan serangkaian langkah penyelidikan. 

Perkembangan terbaru mengungkap bahwa korban melahirkan seorang bayi laki-laki pada 2 Juni 2026 di Rumah Sakit Aulia Jagakarsa. Karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas, bayi tersebut kemudian diserahkan kepada Dinas Sosial untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Source:

Update Terbaru

RELATED POST