Prajurit TNI AD Meninggal Dunia Akibat ledakan di Gudang Pusat Amunisi TNI Madiun, Enam Lainnya Luka-luka
--
VOLKPOP.co – Sebanyak satu prajurit TNI AD meninggal dunia akibat ledakan di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis 16 Juli 2026 pagi.
“Dalam insiden itu satu orang personel dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (AD) Brigjen TNI Donny Pramono, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Kamis 16 Juli 2026.
Bukan hanya itu saja, enam personel TNI AD mengalami luka akibat peristiwa tersebut. “Empat orang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan,” lanjut dia.
Baca: Jadwal Pencairan dan Cara Cek Bansos Juli 2026 Melalui Aplikasi, Simak Tutorialnya Disini!
Baca: Sosok dr. Alex Cristo Loris, Dokter PPDS Anestesi yang Ditemukan Tewas di Area Semak Dekat RSUD Siak
Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat diduga terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis 16 Juli 2026 pagi.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima, peristiwa ledakan gudang amunisi Madiun tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dentuman keras yang bersumber dari dalam kompleks militer tersebut sempat mengejutkan warga sekitar.
Dampak dari ledakan dahsyat tersebut dilaporkan memakan korban jiwa dan beberapa anggota lainnya mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.