Solusi Keamanan Digital melalui Lintasarta demi Komitmen Lintasarta Membangun Negeri

- Kamis, 31 Maret 2022 | 22:40 WIB
Ilustrasi keamanan siber (pixabay/pixelcreatures)
Ilustrasi keamanan siber (pixabay/pixelcreatures)

VOLKPOP.CO - Pandemi Covid-19 memaksa bangsa Indonesia menciptakan lompatan teknologi yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Kita dituntut memaksimalkan setiap potensi digital dan beradaptasi pada sistem kerja yang kini sudah benar-benar berubah.

Kendati kini tengah memasuki revolusi industri 4.0, keamanan digital kini menjadi masalah serius dalam industri serba digital ini. Diperlukan solusi nyata agar kebocoran data bisa ditanggulangi, terutama dalam industri keuangan.

Lintasarta Marketing and Solution Director, Ginandjar Alibasjah mengatakan bahwa para pelaku industri bisnis kini sudah waktunya untuk menyadari akan ancaman tersebut.

Baca Juga: Kamu Punya Karya Seni, Simak Cara Menjual NFT Pertamamu di OpenSea

"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan kalau risiko keamanan siber menjadi tantangan tersendiri bagi sektor jasa keuangan khususnya perbankan. Selain itu IMF (Internasional Monetary Fund) memperkirakan estimasi kerugian rata-rata tahunan di sektor jasa keuangan perbankan akibat serangan siber mencapai 100 miliar dolar AS atau Rp 1.420 triliun," ucapnya saat dikonfirmasi pada Kamis (31/03/2022).

Sementara di Indonesia sendiri kerugian riil akibat kejahatan siber pada perbankan mencapai Rp 246,5 miliar pada semester 1 2020 sampai semester 1 2021. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) merilis bahwa sepanjang Januari 2021 sampai Juli 2021 terdapat 741,4 juta serangan.

"Sektor keuangan menjadi sektor nomor dua yang menjadi target favorit para penjahat siber setelah sektor pemerintahan. Serangan tersebut biasanya berbentuk malware, dan terus meningkat seiring digitalisasi layanan perbankan," paparnya.

Marketing and Solution Director, Ginandjar (linkedin/Ginandjar Alibasjah)

Ginandjar menegaskan bahwa penguatan kemananan siber kini tidak hanya diperkuat untuk layanan keuangan saja, tapi juga sektor pendidikan sampai pemerintah.

Halaman:

Editor: Rizal Adhi Pratama

Sumber: Lintasarta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X