Tak Mau Kalah dari Komunitas Anak Muda, Inilah Komunitas Rajut Nenjap yang Berisikan Ibu-ibu

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 21:21 WIB
Komunitas Rajut Nenjap saat berkumpul i Basecamp (Rizal Adhi Pratama)
Komunitas Rajut Nenjap saat berkumpul i Basecamp (Rizal Adhi Pratama)

VOLKPOP.CO - Jika kita biasanya melihat komunitas-komunitas yang isinya adalah anak-anak muda. di Jalan Welirang No.56, Banurejo, Kepanjen kita akan melihat bahwa ibu-ibu tidak ingin kalah dari anak-anaknya dengan mendirikan Komunitas Rajut Nenjap (Panjen).

Gerak lincah jari ibu-ibu untuk membuat rajutan kain tidak kalah semangat dari para remaja. Pemandangan ini tentu bisa dilihat di Basecamp Komunitas Rajut Nenjap.

"Awalnya itu berdiri pada 09 September 2016 dan bisanya kita dulu di rumah saya kumpulnya, tapi rumah saya kecil. Akhirnya saya cari teman yang rumahnya boleh dijadikan basecamp," terang Luluk Tamawati selaku pendiri Komunitas Rajut Nenjap saat dikonfirmasi pada Sabtu (09/10/2021).

Sebenarnya Luluk todak terpikirkan untuk membuat Komunitas Rajut Nenjap ini, karena pikirnya hobinya ini hanya untuk kumpul-kumpul saja.

"Pertama itu hanya ada 9 sampai 11 orang saja yang memang suka merajut. Lalu dari teman-teman itu ngoming ke teman-temannya yang lain dan akhirnya beberapa ikut. Dan dalam 5 tahun itu sudah terkumpul 65 orang anggota," kenangnya.

"Cuman dari 65 orang anggota itu ada yang meninggal dan ada juga yang terpapar COVID-19 sampai meninggal. Jadi, sekarang ada 55 anggota saja," sambungnya dengan nada sendu.

Ia juga menegaskan bahwa semua anggotanya terdiri dari ibu-ibu rumah tangga. Dan masing-masing anggota dengan kompak mengajarkan teknik-teknik merajut kepada anggota baru.

"Untuk belajar merajut itu sebenarnya dari 11 anggota awal itu sudah mengerti semua, jadi sebelas itu membagikan ilmu pada anggota baru agar bisa juga merajut. Semua tekniknya kita ajarkan, dan kebetulan teman-teman ini semu pintar-pintar," jelasnya.

"Apalagi kita sekarang bisa melihat (contoh) di media sosial dan google, jadi tambah bagus," imbuhnya.

Luluk juga mengatakan bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh Komunitas Rajut Nenjap adalah satu tubuh kesukaan wanita.

"Produk-produk kita mulai dari sandal, kaos kaki, sepatu tidur, celana, celana dalam, bra, baju, rompi, kerudung, jilbab, masker, topi, sampai baju panjang," sebutnya.

Ia juga mengungkapkan kalau komunitasnya masih sangat terbatas dari sisi pemasaran. Karena semua anggotanya Ibu-ibu, tidak ada yang ahli dalam pemasaran digital.

"Kita masih mengikuti pameran-pameran, dan dari teman-teman sendiri yang memasarkan, jadi semua anggota berhak memasarkan," ucapnya.

Terakhir, ia mengajak para ibu-ibu untuk ikut bergabung dengan Komunitas Rajut Nenjap dan membeli produk-produk mereka.

"Kalau untuk teman-teman yang ingin bergabung atau membeli produk kita bisa langsung ke basecamp kita di Jalan Welirang No.56 B, Banurejo, Kepanjen," pungkasnya.

Penulis: Rizal Adhi Pratama (Volkpop.co)

Editor: Rizal Adhi Pratama

Tags

Terkini

X