VIRAL! Kronologi Pedagang Es Gabus Dituduh Gunakan Spons Oleh Polisi-Tentara di Kemayoran
--
Read more: Koleksi Twibbon Hari Bhakti Imigrasi ke-76 Tahun 2026 Paling Estetik, Begini Cara Mendapatkannya!
Tak hanya itu, Suderajat juga dipaksa mengakui bahwa es gabus yang dijualnya palsu dan berbahan spons. Video viral dan nama aparat disorot Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video interogasi Suderajat viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @feedgramindo, dua aparat bernama Ikhwan dan Heri tampak menginterogasi Suderajat di lokasi. Ikhwan dalam video tersebut menunjukkan es gabus tanpa melalui uji laboratorium.
“Nah, sekarang ada pelaku yang menyamarkan nih. Intinya ini enggak boleh dimakan. Karena tadi kita coba kok rasanya beda, bukan kue. Ternyata nih bahannya dari spon. Spon dikasih sirop-sirop,” ujar Ikhwan.
Sementara Heri mempertanyakan alasan Suderajat tetap berjualan.
“Kenapa kamu jual?” tanya Heri.
“Kalau berhenti (jualan) anak bininya makan apa?” jawab Suderajat.
“Ya kamu gimana, ini kalau dimakan sama anak-anak kecil ini bikin penyakit,” kata Heri dengan nada keras.
Usai dibawa ke kantor polisi dan sempat ditahan, Suderajat akhirnya diperbolehkan pulang. Dia mengaku pihak kepolisian sempat meminta maaf dan memberinya uang Rp 300.000.
Read more: RAW Baca Manhwa There Are No Bad Young Ladies in This World Chapter 7 Indonesia Sub, Menana
“Polisinya minta maaf sama saya dikasih uang Rp 300.000 tapi saya rugi es lembek, saya dipukul, rugi lah,” katanya.
Hasil pemeriksaan Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya menyatakan seluruh sampel makanan milik Suderajat aman dan layak dikonsumsi.