Beberapa Usaha untuk Mengurangi Erosi Tanah Melalui Tekstur dan Kesuburan Tanah

- Jumat, 14 Januari 2022 | 07:16 WIB
Ilustrasi tanah (Pixabay)
Ilustrasi tanah (Pixabay)

l

VOLKPOP.CO - Tanah yang tidak mengalami erosi mempunyai lapisan tanah yang subur sehingga banyak ditumbuhi tumbuh-tumbuhan. Pada tanah yang tidak tererosi lapisan bunga tanahnya akan mampu menambah kesuburannya.

Lain halnya dengan tanah yang mengalami erosi, tanah ini akan tandus, tidak mengandung bunga tanah dan tidak banyak tumbuhan yang dapat hidup di sini.

Demikian juga jika penebangan hutan dilakukan tanpa adanya reboisasi, terutama pada daerah-daerah yang mempunyai kemiringan yang tinggi dan kemungkinan terjadinya erosi tanah atau angin sangat tinggi.

Selain yang telah disebutkan di atas, tingkat kesuburan tanah dapat diketahui dari tekstur dan struktur tanahnya, baik yang butir tanahnya sedang, mengandung garam pertumbuhan dalam persentase yang tinggi,
maupun banyak mengandung air sebagai pelarutnya.

Ukuran partikel tanah ditentukan oleh tekstur tanahnya. Kelompok lempung mempunyai rentang ukuran partikel tanah yang terbesar dengan diameter partikel 0,0002 mm hingga hampir sebesar molekul. Struktur tanah adalah susunan butir-butir suatu tanah dengan komposisi 90% bahan mineral, 1­5% bahan organik, dan 0,9% udara dan air.

Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tekstur tanah adalah komposisi mineral dan batuan atau bahan induk, sifat, dan cepatnya proses pembentukan tanah lokal serta umur relatif tanah.

Tekstur tanah dapat menentukan beberapa hal pengerjaan tanah,
pengerjaan tanah berpasir di daerah beriklim kering, dan pengerjaan tanah lempung. Misalnya, pengerjaan tanah lempung lebih sulit jika dibandingkan dengan tanah pasir.

Hal ini disebabkan tanah lempung bersifat plastis dan sukar untuk diolah jika basah, serta keras jika kering. Namun, di daerah iklim tropis basah tanah lempung memiliki permeabilitas walaupun rendah.

Permeabilitas tanah adalah cepat atau lambatnya air meresap ke dalam tanah melalui pori-pori tanah baik ke arah horizontal maupun ke arah vertikal. Tekstur tanah sangat berpengaruh pada kecepatan perembesan air. Semakin halus tekstur tanah semakin lambat perembesan airnya.

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Terkini

Bahaya Burnout bagi Kesehatan Mental Manusia

Minggu, 19 Juni 2022 | 12:26 WIB

7 Tips Berperang Melawan Stress untuk Mahasiswa

Rabu, 15 Juni 2022 | 12:07 WIB

Apakah Sudah Paham tentang 'El-Nino'? Simak Baik-baik

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:02 WIB

Apa Sih Perbedanaan Antara Seni Rupa dan Desain ?

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:57 WIB

Memahami Tekanan Udara sebagai Komponen Cuaca

Jumat, 14 Januari 2022 | 07:24 WIB
X