• Senin, 15 Agustus 2022

Kementerian Kesehatan RI akan Turunkan Regulasi Ganja untuk Penelitian Medis

- Selasa, 5 Juli 2022 | 20:24 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah). (Instagram @budigsadikin)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (tengah). (Instagram @budigsadikin)

VOLKPOP.CO - Setelah bertahun-tahun Lingkar Ganja Nusantara (LGN) kesulitan melakukan riset terkait ganja. Akhirnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan menurunkan regulasi terkait penelitian medis terhadap tanaman dengan nama latin Cannabis Sariva ini.

"Tapi kita tegaskan hanya untuk penelitian, bukan untuk dikonsumsi. Karena seperti tanaman lainnya, selama digunakan untuk penelitian maka kita izinkan," jelas Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi di Hotel Westin, Jakarta Selatan.

Namun, sebelum mengeluarkan regulasi tersebut, Budi harus melakukan kajian terlebih dahulu dengan beberapa dokter dan farmakologi.

"Sebentar lagi akan keluar (regulasi penelitian ganja)," ujarnya singkat.

Baca Juga: Jalan Panjang Legalisasi Ganja di Indonesia

Sebelumnya, Wakil Presiden Indonesia, Ma'aruf Amin sudah menginstruksikan agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat fatwa baru terhadap ganja medis. Tujuannya untuk membantu DPR RI dalam menindaklanjuti wacana legalisasi ganja medis.

"Masalah untuk kesehatan itu saya kira MUI harus aris segera membuat fatwa baru," pungkasnya.

Legalisasi ganja sendiri sudah lama disuarakan LGN yang dipimpin Dhira Narayana sejak 2010 lalu. Menurutnya Tetrahidrokanabinol sangat ampuh menahan zat enzim penyebab alzheimer. LGN pada 2011 juga menerbitkan buku Hikayat Pohon Ganja yang menjelaskan terkait histori sampai manfaat ganja di masyarakat.

Baca Juga: IDI akan Kaji Fungsi Ganja Medis di Indonesia

Halaman:

Editor: Rizal Adhi Pratama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Warga PSHT Bentrok dengan Warga di Malang

Minggu, 7 Agustus 2022 | 15:22 WIB

Ernest Prakasa Garap Sekuel Cek Toko Sebelah

Sabtu, 23 Juli 2022 | 20:38 WIB
X