Petani Sembalun dan Mahasiswa Bentuk Barisan Kampanye Konflik Agraria yang Belum Tuntas

- Senin, 21 Maret 2022 | 21:01 WIB
Petani Sembalun dan Mahasiswa Bentuk Barisan Kampanye Konflik Agraria yang Belum Tuntas (Dokumen)
Petani Sembalun dan Mahasiswa Bentuk Barisan Kampanye Konflik Agraria yang Belum Tuntas (Dokumen)

VOLKPOP.CO - Matahari belum meninggi ketika Jalan Lingkar Selatan dipenuhi oleh kendaraan yang hilir mudik menonton Moto Grand Prix (GP) di Sirkuit Mandalika.

Di tengah antusiasme perhelatan MotoGP, Minggu 23 Maret 2022, rombongan petani Sembalun dan mahasiswa membentuk barisan di tengah keramaian untuk mengampanyekan tentang konflik agraria yang belum selesai hingga hari ini.

Baca Juga: Peringati HPSN, TP PKK Kota Kediri Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai

"Di tengah keriuhan mengenai perayaan MotoGP, kami ingin menyampaikan bahwa situasi kita sedang tidak baik-baik saja," kata Afifudin selaku Koordinator Umum aksi dalam pembukaan orasi, sekaligus pimpinan Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA).

"Saat kita sedang bergembira merayakan MotoGP, terdapat kegelisahan kaum tani yang diancam dan dirampas tanahnya. Di balik tawa kita yang senang melihat balapan, terdapat tangis-tangis anak petani yang terancam tidak bisa sekolah ketika tanah dirampas," lanjutnya.

Baca Juga: “Giant Slayer”, Hot Dog Kolaborasi Antara Fraud dengan Rager

"Semua pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, dari sirkuit Mandalika hingga pembangunan penopang pariwisata di Sembalun oleh PT. SKE, semuanya dibangun di atas penindasan terhadap kaum tani. Saat penguasa dan pengusaha meraup kekayaan dari even balapan, terdapat kaum tani yang terus dimiskinkan karena perampasan," tegas Afifudin -alias Amak Ekal- dalam orasinya.

Perlu diketahui, NTB adalah wilayah yang sedang dibangun proyek Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Untuk melancarkan proyek ini, pemerintah dan pengusaha melakukan banyak perampasan atas nama pembangunan, terutama pembangunan daerah penopang pariwisata, salah satunya berada di Sembalun.

Baca Juga: Ecoton Gelar Pameran Edukasi Bahaya Plastik di Kaki Gunung Anjasmoro

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IDI akan Kaji Fungsi Ganja Medis di Indonesia

Senin, 4 Juli 2022 | 17:04 WIB

LK21 dan Drakorindo Dipolisikan Vidio

Jumat, 1 Juli 2022 | 17:53 WIB

Jalan Panjang Legalisasi Ganja di Indonesia

Selasa, 28 Juni 2022 | 12:19 WIB

Djakarta Warehouse Project Kembali

Jumat, 24 Juni 2022 | 20:27 WIB

Nestapa Warga di Jalur Kereta

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:26 WIB

Seorang Pendaki Asal Malang Hilang di Gunung Bromo

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:05 WIB
X