Amnesty Sebut Dugaan Perbudakan Manusia di Perkebunan Sawit Langkat Bukan yang Pertama

- Rabu, 26 Januari 2022 | 11:44 WIB
ilustrasi perbudakan (pixabay)
ilustrasi perbudakan (pixabay)

VOLKPOP.CO - Perbudakan dan kerangkeng manusia di Langkat mendapat tanggapan dari Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia Usman Hamid. Ia mendesak pihak berwenang untuk usut dugaan perbudakan modern di perkebunan sawit.

Amnesty mengatakan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit memang rawan dipakai untuk tempat eksploitasi manusia, khususnya perbudakan jenis modern seperti yang diduga dilakukan oleh Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin-Angin di rumahnya.

Baca Juga: Heboh Pelecahan Seksual oleh Guru Tari di Malang

Perbudakan semacam itu tampak tidak manusiawi, apalagi beberapa manusia ditempatkan dalam sebuah kerangkeng besi. Hal itu, menurut Usman Hamid, disebut sebagai kasus yang amat memprihatinkan, apalagi dugaan perbudakan itu telah berjalan bertahun-tahun.

“Aparat penegak hukum harus mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa semua orang yang terlibat dibawa ke pengadilan dalam persidangan yang memenuhi standar internasional tentang keadilan dan tidak berakhir dengan penerapan hukuman mati," katanya.

Dilansir dari Pikiran Rakyat temuan kasus perbudakan di perkebunan sawit rupanya bukanlah yang pertama. Amnesty Indonesia menemukan pada tahun 2016 pelanggaran HAM serius di beberapa perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga: Kata Luhut PTM Tetap Dilaksanakan, Bila Terjadi Hal-hal Luar Biasa Bakal Ada Keputusan Sendiri

Temuan tersebut antara lain, kerja paksa, eksploitasi anak-anak, diskriminasi gender, hingga praktik kerja yang eksploitatif dan membahayakan pekerja.

“Kasus ini juga harus memicu aparat berwenang untuk mengawasi lebih dekat industri perkebun sawit yang rawan eksploitasi, baik terhadap pekerja, masyarakat adat, maupun lingkungan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa 25 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IDI akan Kaji Fungsi Ganja Medis di Indonesia

Senin, 4 Juli 2022 | 17:04 WIB

LK21 dan Drakorindo Dipolisikan Vidio

Jumat, 1 Juli 2022 | 17:53 WIB

Jalan Panjang Legalisasi Ganja di Indonesia

Selasa, 28 Juni 2022 | 12:19 WIB

Djakarta Warehouse Project Kembali

Jumat, 24 Juni 2022 | 20:27 WIB

Nestapa Warga di Jalur Kereta

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:26 WIB

Seorang Pendaki Asal Malang Hilang di Gunung Bromo

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:05 WIB
X