Dosen di Singapura Sebut Naskah IKN yang Habiskan Anggaran Rp500 Triliun Selevel Anak S1

- Senin, 24 Januari 2022 | 13:49 WIB
Jakarta (Pixabay)
Jakarta (Pixabay)

VOLKPOP.CO - Profesor Sulfikar Amir dari Nanyang Technology University (NTU) mengaku tersinggung dengan naskah akademik Ibu Kota Negara (IKN) yang baru saja dibuat oleh pemerintah.

Sebelumnya, pada tahun 2019 Sulfikar Amir telah mendapatkan draft naskah akademik mengenai IKN. Tapi, ia masih belum tertarik karena naskah itu masih dalam bentuk draft.

Baca Juga: Shin Tae Yong Panggil 27 Pemain untuk Laga FIFA Match Day di Bali

Lantas, berjalan tiga tahun kemudian, yakni 2022, Sulfikar Amir kembali mendapatkan naskah IKN yang telah selesai. Namun, ketika Sulfikar membaca dan membuka lembaran naskah itu, Ia tersinggung dengan tulisan akademik tersebut.

"Ketika membaca naskah akademik itu saya menjadi sangat tersinggung. Sebuah karya yang diklaim sebagai naskah akademik, tetapi kualitasnya seperti selevel dengan anak S1 tingkat satu atau dua," kata Sulfikar Amir dikutip dari YouTube Refly Harun.

Baca Juga: Evolusi Panjang Aremania Pasca Dualisme Singo Edan

Dilansir dari Pikiran Rakyat, naskah tersebut seharusnya ditulis lebih serius, kata Sulfikar, dengan berbagai pertimbangan akan menggelontorkan uang yang banyak untuk merealisasikan kebijakan mengenai IKN.

"Mestinya naskah yang berbiaya besar yaitu sekira Rp400-500 triliun, yang membutuhkan sumber daya yang luar biasa, seharusnya ditulis secara lebih serius. Harapan saya naskah tersebut seperti disertasi S3 yang memiliki kajian dengan literatur yang kaya, metodologi yang valid, regresi, dan ada alasan yang masuk akal dengan pertimbangan rasional," ujar Sulfikar.

Namun, Sulfikar dikecewakan saat menerima naskah akademik IKN yang jauh berbeda dari harapannya.

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IDI akan Kaji Fungsi Ganja Medis di Indonesia

Senin, 4 Juli 2022 | 17:04 WIB

LK21 dan Drakorindo Dipolisikan Vidio

Jumat, 1 Juli 2022 | 17:53 WIB

Jalan Panjang Legalisasi Ganja di Indonesia

Selasa, 28 Juni 2022 | 12:19 WIB

Djakarta Warehouse Project Kembali

Jumat, 24 Juni 2022 | 20:27 WIB

Nestapa Warga di Jalur Kereta

Jumat, 24 Juni 2022 | 16:26 WIB

Seorang Pendaki Asal Malang Hilang di Gunung Bromo

Selasa, 21 Juni 2022 | 11:05 WIB
X