• Senin, 28 November 2022

Buku Anxiety Sucks Karya Isnanahhh, Solusi untuk Para Pengidap Anxiety

- Minggu, 20 November 2022 | 21:11 WIB
Buku Anxiety Sucks karya Isnanahhh (Instagram @mediakita)
Buku Anxiety Sucks karya Isnanahhh (Instagram @mediakita)

 

VOLKPOP.CO – Isna Nurjanah atau yang dikenal dengan nama pena Isnanahhh adalah seorang penulis asal Depok kelahiran 3 April 1999. Isna mulai menulis sejak awal tahun 2021, ia menulis karena pengalaman pribadi yang membuatnya ingin membuat sebuah buku yang bisa menjadi bahan untuk mengalihkan perhatian.

Sukses dengan buku pertama yang berjudul "I Have Anxiety" kini Isna kembali menerbitkan buku keduanya pada 6 Oktober 2022 lalu dengan judul "Anxiety Sucks" buku ini ditujukan untuk membantu orang-orang yang mengalami gangguan kecemasan dan merasa kewalahan serta membutuhkan distraksi.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Anxiety Disorder, Ciri-ciri dan Cara Mengatasinya

Buku ini berisikan kata-kata dengan berbagai kegiatan seperti mewarnai, menggambar, melengkapi gambar, menulis diary yang bisa dilakukan tanpa berurutan sebagai pengalih perhatian, kegiatan-kegiatan yang terdapat di dalam buku ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis sebagai seorang penyintas Anxiety Disorder.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan secara daring pada Kamis, (17/11/2022) hal yang melatarbelakangi pembuatan buku Anxiety Sucks ini adalah berasal dari keinginan Isna yang ingin membuat teman-teman pengidap Anxiety tidak merasa sendirian, karena mengetahui bahwa tidak semua orang mempunyai seseorang untuk dapat diajak bercerita atau melampiaskan apa yang sedang dirasakan.

Baca Juga: Ternyata, Kepribadian Manusia Juga Dibentuk dari 'Generalisasi Orang lain'. Bagaimana Penjelasannya?

Proses pembuatan buku Anxiety Suck sendiri hanya memakan waktu 2 minggu untuk versi indie atau yang Isna terbitkan sendiri. Memakan waktu hampir satu bulan untuk versi revisi dengan penerbit. Tidak banyak kendala yang dialami Isna dalam menulis buku Anxiety Sucks ini, satu-satunya kendala yang Isna alami adalah perubahan mood yang terkadang jelek sehingga proses pembuatan buku terjeda cukup lama.

Isna berharap lewat buku ini, ia dapat memberikan energi positif kepada pembaca lewat pesan-pesan yang terdapat di dalam buku bahwa mereka tidak sendirian. Lewat buku ini, ia juga berharap para pembaca dapat berpikir lebih positif dan memberikan afirmasi positif kepada diri sendiri, bahwa kita tidak sendirian, kita kuat dan apapun yang sedang terjadi saat ini pasti kita bisa melewatinya.

Halaman:

Editor: Yoni Prawardayana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bekunjung ke Madura? Yuk Cobain 5 Makanan Ini

Jumat, 25 November 2022 | 20:55 WIB

Cosplay, Ajang Unjuk Diri dalam Balutan Kostum Unik

Jumat, 25 November 2022 | 18:35 WIB

Uniqlo Hadirkan T-Shirt "Spy X Family" Vol. 2

Jumat, 25 November 2022 | 15:36 WIB

Jadwal dan Daftar Nominasi The Game Awards 2022

Jumat, 25 November 2022 | 09:01 WIB

Hype Banget, Ini Rekomendasi AU NCT yang Wajib Kamu Baca

Selasa, 22 November 2022 | 13:27 WIB
X