• Senin, 28 November 2022

Catatan Harian: Sampah Plastik, Ecoton, dan Perjalanan Menuju Kaki Gunung Anjasmoro

- Rabu, 14 September 2022 | 12:43 WIB
Catatan Harian: Rangga Prasetya Aji Widodo (Dicky Hanafi/Volkpop)
Catatan Harian: Rangga Prasetya Aji Widodo (Dicky Hanafi/Volkpop)

VOLKPOP.CO - SETELAH beristirahat sebentar untuk meminum kopi, teh, dan memakan buah durian yang baru saja dipetik; mas Prigi mengajak kami ke halaman depan Tanah Senja untuk melihat langsung proses pemetikan buah durian dari pohonnya.

Seingatku, ada dua pohon durian yang telah berbuah banyak. Pohon yang satu di bagian kiri depan pintu masuk Tanah Senja, pohon yang lain di tepi jalan menanjak sebelum masuk ke halaman Tanah Senja. Tapi, keduanya sama-sama pohon durian yang akan dipetik buahnya.

Para pewarta foto kami berjajar, bersiap memotret parade petik buah durian dari pohon. Ada mas Andre, mas Dhona, mas Ali, dan mas Fully, mereka siap dengan kamera masing-masing. Membidik tim Ecoton yang bersiap memanjat.

Pohon durian itu tinggi. Sekira 10-20 meter di atas permukaan tanah yang kami pijak. Di bagian batang, tak banyak dahan-dahan yang memudahkan pemanjat untuk sampai ke atas. Jadi, pemanjat harus berupaya sendiri menaiki batang polosan.

Seorang lelaki berkaos hitam seusia denganku mulai bersiap memanjat. Tanpa ada alat bantu apapun, ia menempelkan kedua kaki dengan posisi mengapit batang pohon durian. Kedua tangannya mencengkeram bagian batang pula sambil berangsur menaiki pohon dengan cepat.

Tak ada dua menit, lelaki itu sudah sampai di atas pohon durian. Keahlian yang membikin bergidik, apalagi pohon itu lebih tinggi dari loteng bangunan Tanah Senja. Aku khawatir bila terjadi apa-apa: salah berpijak sedikit, ia akan terpeleset dan terjatuh. Tidak ada yang bisa dilakukan lagi selain membantu doa dari bawah sini.

Di atas sana, ia memilih buah durian yang telah matang. Dicium dari aromanya, sambil melihat kondisi kulit durian itu. Apakah warnanya telah masak, kulitnya tampak mekar, dan buah-buah itu siap dipetik? Aku tidak tahu bagaimana membedakan durian masak atau belum. Ini pertama kali aku melihat langsung pemetikan buah durian dari pohon.

Tak lama kemudian, ada 3-4 buah durian yang berhasil disundul dari dahannya. Melalui ketinggian, buah durian itu jatuh ke tanah dengan bunyi yang begitu dalam dan berat. Rerata durian yang dipetik berdiameter 15-20 cm, termasuk ukuran matang serta siap dikonsumsi.

Setelah selesai dengan pohon yang satu, lelaki itu turun dan berpindah memanjat pohon yang lain. Hingga, buah-buah durian yang masak itu bisa dinikmati sebagai jamuan untuk kami. Sudah terkumpul sekira 10 lebih durian, lalu mas Prigi mengupasnya satu per satu.

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Artikel Terkait

Terkini

Menjelajahi Culture shock Non Kpopers Tentang KPOP

Sabtu, 19 November 2022 | 18:40 WIB

Pengalaman Iseng Hubungi Layanan Berhenti Merokok

Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Pecahan Trauma yang Tak akan Pernah Hilang

Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Malam Minggu Derita di Stadion Kanjuruhan Malang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:49 WIB
X