• Senin, 28 November 2022

Belajar Realistis dari Jon Snow di Series Game of Thrones

- Selasa, 13 September 2022 | 14:18 WIB
Tokoh utama series Game of Thrones yang memiliki latar belakang rumit, Jon Snow. (Pinterest @Arantza Sestayo)
Tokoh utama series Game of Thrones yang memiliki latar belakang rumit, Jon Snow. (Pinterest @Arantza Sestayo)

VOLKPOP.CO - Tidak seperti kebanyakan film ketika yang tertindas akan mendapatkan akhir bahagia. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi karakter utama dalam series Game of Thrones yang tamat pada 19 Mei 2019 lalu, yaitu Jon Snow.

Besar sebagai anak haram dari Eddard Stark, ia mendapatkan perlakuan dingin dari ibu tiri sekaligus istri sah pemimpin keluarga Stark, Catelyn Stark. Meskipun Jon sebenarnya diperlakukan sebagai saudara kandung oleh adik-adiknya seperti Rob Stark, Sansa Stark, Arya Stark, Bran Stark, dan Rickon Stark.

Bahkan, ia harus menyandang nama belakang Snow sebagai penanda bahwa dirinya adalah anak haram. Praktik labeling yang umum dilakukan masyarakat, meskipun ia sebenarnya tidak memiliki dosa apapun.

Baca Juga: 7 Alasan Kaum Adam Mengidolakan Thomas Shelby di Series Peaky Blinders

Jon tentu saja tidak memiliki hak dalam keluarga Stark yang bahagia. Ia bahkan dikirim ke Pasukan Night's Watch yang menjaga perbatasan ujung utara di luar The Wall. Di sana hanya ada sekat tipis antara hidup dan mati, ia harus menghadapi ancaman dari manusia liar yang disebut The Wildlings sampai monster mayat hidup yang disebut White Walker.

Para pria yang dikirim ke Pasukan Night's Watch tidak memiliki pilihan lain. Di sana nyawa mereka bisa hilang kapan saja oleh lawan dan pengkhianat sesama prajurit. Jika lari dari kamp, mereka pasti akan dieksekusi saat itu juga ketika tertangkap.

Untungnya, sejak tinggal di kasti keluarga Stark, Jon tidak pernah bermalas-malasan. Kemampuan berpedang dan ketahanan tubuhnya patut diacungi jempol. Ia berkali-kali terlepas dari maut, justru membuatnya semakin sakti.

Dari pasukan dengan pangkat paling rendah di Night's Watch, ia terus naik pangkat hingga menjadi komandan pasukan. Bahkan, dengan kharismanya, ia berhasil menyatukan Pasukan Night's Watch dengan Wildlings untuk menghadapi White Walker.

Baca Juga: Trailer Sri Asih, Diprediksi akan Menjadi Film Gelap Layaknya Gotham City

Halaman:

Editor: Rizal Adhi Pratama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjelajahi Culture shock Non Kpopers Tentang KPOP

Sabtu, 19 November 2022 | 18:40 WIB

Pengalaman Iseng Hubungi Layanan Berhenti Merokok

Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Pecahan Trauma yang Tak akan Pernah Hilang

Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:45 WIB

Malam Minggu Derita di Stadion Kanjuruhan Malang

Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:49 WIB
X