Youtuber Luar Negeri Dihujat Netizen Indonesia Gara-Gara Hina Produk Batik?

- Jumat, 18 November 2022 | 08:54 WIB
Gambaran youtube (Unsplash)
Gambaran youtube (Unsplash)
 
 
VOLKPOP.CO – Dilansir dari akun twitter @HopsIndonesia, youtuber Inggris, Mahyar Tousi  diserbu warganet Indonesia akibat menghina batik yang dipakai di KTT G20 Bali. Pengguna akun twitter @cagubnyinyir2 jua berkata, Kadrun Mahyar Tousi, influencer Inggris asal Iran itu digeruduk warganet Tanah Air, dia menghina batik Bali yg dikenakan PM Inggris Rishi Sunak, PM Kanada J Trudeau, Presiden FIFA Gianni.
 
Berdasarkan akun @era.id, di sana juga tertera bahwa Mahyar menuliskan, "Apa yang dikenakan para idiot ini." Pada keterangan foto yang menampilkan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, Menteri Pertanian, Zulkifli Hasan, dan lainnya.
 
 
Usai mengunggah cuitan tersebut, netizen Indonesia sontak murka dan melontarkan hujatan ke beberapa akun media sosial Mahyar Tousi. Mereka berkomentar di Instagram @mahyar_tousi dan melontarkan kemarahan terhadapnya.
 
"Gas report akunnya bila perlu YouTubenya sekalian. Followers masih 11 ribu udh ngata2in Indonesia," komentar salah satu netizen.
 
"Pasukan siap, hilangkan akun ini, nggak tau dia berhadapan sama netizen Indonesia ya," ucap yang lain.
 
"Tugas baru guys, ayo hilangkan semua akun medsosnya. Semua isi postingan dia juga tentang kebencian nih org," sambung yang lain.
 
Parahnya, Youtuber Inggris Mahyar Tousi ancam dibunuh usai hina busana batik pemimpin G20 di Bali berdasarkan postingan akun twitter @indozone.
 
Pria yang sudah aktif menjadi YouTuber sejak 2013 itu mengaku diancam pembunuhan setelah menuliskan kata ‘idiots’ saat mengomentari batik yang dikenakan para delegasi dalam jamuan santap malam KTT Presidensi G20 di Bali.
 
 
YouTuber sekaligus Influencer sayap kanan Inggris itu pun membuat beberapa cuitan baru untuk mengklarifikasi. Dia mengaku tidak berniat menyinggung atau menghina budaya manapun.
 
"Menyusul sejumlah ancaman pembunuhan dan pesan dari warga negara Indonesia dan pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto ini yang diunggah di media sosial oleh banyak dari kita di Inggris yang telah menyebabkan pelanggaran di Indonesia," kata Tousi lewat akun Twitter-nya @MahyarTousi yang dikutip Indozone, Kamis (17/11/2022).
 
"Kami biasanya menemukan politisi kami menjadi kaki tangan kelompok dan budaya untuk tujuan PR (public relation) ngeri dan berusaha keras. Tidak ada niat untuk menyinggung tradisi budaya mana pun. Kami akan mengkritik politisi bahkan jika mereka mengenakan hoodie London timur hanya untuk "berhubungan" dengan daerah tersebut," kata Tousi memberikan klarifikasi.
 
 
Reporter: Nur Faizatun Khasanah
 
Editor: Yoni Prawardayana
 

Editor: Yoni Prawardayana

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenang Sosok Sang Legendaris Sepak Bola Pele

Jumat, 6 Januari 2023 | 07:47 WIB

Keren! Simak Keindahan Negara Maroko

Jumat, 16 Desember 2022 | 19:19 WIB

G7 Tekan Rusia dengan Menerapkan Batas Harga Minyak

Rabu, 7 Desember 2022 | 16:15 WIB

Huru Hara Pengaruh Media Massa di Tiongkok 

Selasa, 6 Desember 2022 | 19:23 WIB
X