• Senin, 28 November 2022

Pendemo Wanita Anti Kerajaan ditangkap Polisi saat Pemakaman Ratu Elizabeth II

- Rabu, 14 September 2022 | 07:13 WIB
Prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II diwarnai demo antimonarki | (instagram @royalfamily)
Prosesi pemakaman Ratu Elizabeth II diwarnai demo antimonarki | (instagram @royalfamily)

VOLKPOP.CO- Wanita bernama Mariangela ditangkap Kepolisian Inggris lantaran menyerukan kata-kata yang tidak menunjukkan penghormatan, di depan katedral saat peringatan pemakaman Ratu Elizabeth.

Polisi mengatakan wanita berumur 22 tahun itu menyerukan kata-kata “f**k imperialism and abolish monarchy”, mendukung untuk menghapus sistem monarki.

Kelompok yang mewakili Mariangela, Global Majority vs Campaign sebuah kelompok anti kolonialisme, mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengutuk berabad-abad ketidakadilan kolonial, genosida, dan ekstraksi tidak sah, yang terus dilakukan atas nama kerajaan Inggris.

Baca Juga: Mengenang Kembali Peran Elizabeth II Kepada Budaya Pop Inggris

Anggota parlemen Buruh, Zara Sultana memberikan respons atas kejadian itu, ia menyebutkan bahwa itu merupakan kebebasan mereka, untuk memberikan pandangan publik.

“Seharusnya tidak ada satu orang pun yang ditahan karena menyampaikan pandangan publik. Perlu dikatakan kejadian ini luar biasa dan mengejutkan,” ucapnya dikutip volkpop.co dari The Guardian.

Selain menangkap Mariangela Kepolisian Skotlandia juga nahan satu orang lainya yang berusia 52 tahun. 

Kelompok itu juga menambahkan, “Panggilan untuk penghapusan sistem monarki yang sudah setua kerajaan itu sendiri dan merupakan landasan kebebasan berbicara di Inggris.”

Seorang pengacara sekaligus aktivis iklim Paul Powlesland mengangkat selembar kertas kosong di Parliament Square, ia pun sempat diancam oleh petugas akan ditahan karena melanggar Undang-undang Ketertiban Umum.

Ia pun mengatakan melalui akun Twitter-nya, Jika saja Paul Powlesland menuliskan “Not My King”, ia bisa saja sudah ditahan karena Undang-undang Ketertiban Umum. Paul juga menambahkan

Halaman:

Editor: Rangga Prasetya Aji Widodo

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resmi! Piala Dunia 2022 Dibuka, Begini Peresmiannya

Selasa, 22 November 2022 | 11:03 WIB

Ancaman Nyata Krisis Iklim bagi Filipina

Senin, 21 November 2022 | 12:58 WIB

Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama Konkret Pemimpin APEC

Minggu, 20 November 2022 | 12:33 WIB

Harga Minyak Turun, Pasar Khawatir Permintaan Melemah

Sabtu, 19 November 2022 | 19:19 WIB

Tutup KTT G20, Presiden Jokowi Ungkap Rasa Syukurnya

Jumat, 18 November 2022 | 06:28 WIB
X